Connect with us

Belajar Teknik Timelapse Photography

Cerita Foto

Belajar Teknik Timelapse Photography

Eksperimen timelapse (harjasaputra.com)

Foto di atas diambil dari eksperimen tugas sekolah anak saya yang masih Kelas 2 SD, yaitu bagaimana kacang ditaruh dalam kapas yang dibasahi bisa cepat tumbuh menjadi pohon dalam waktu 4 hari. Untuk membantu anak saya memahami seluruh proses bagaimana perubahan kacang menjadi pohon, saya mengabadikannya dengan kamera dengan teknik “Timelapse Photography“.

Apa itu timelapse photography? Yaitu teknik fotografi untuk mengabadikan proses yang panjang berhari-hari dalam video singkat durasi puluhan detik dengan melakukan shoot objek dengan interval waktu yang konstan. Luar biasa bukan? Luar biasa tidak dipahami bahasanya..hehhe.

Singkatnya begini, sebuah proses alam kadang memerlukan waktu yang lama dan bagaimana kita bisa mengabadikan itu dengan memendekkannya dengan sangat cepat. Misalnya, pertumbuhan pohon dari kacang menjadi kecambah membutuhkan waktu 2 hari, dan menjadi pohon membutuhkan durasi 4 hari. Proses itu lalu disajikan dalam durasi waktu kurang dari 1 menit.

Jika menggunakan media kamera video dengan secara terus menerus merekam objek dibutuhkan memori sangat besar, batrai banyak, dan editing yang sangat lama. Karena kita harus merekam objek dalam waktu 4 hari secara terus menerus. Bayangkan, berapa gigabyte yang dibutuhkan. Namun, dengan memotret objek dalam interval waktu yang ditentukan, misalnya interval tiap 5 menit, adalah solusi untuk mengatasi hal tersebut.

Dari video itu anak saya menjadi mengerti seluruh proses tiap menit bagaimana kacang menjadi pohon. Dia langsung bilang, “Oh ternyata begitu cara kacang tumbuh”.

Video timelapse di atas diproduksi dari 810 foto dan dishoot dalam interval waktu tiap lima menit selama 2 hari.

Banyak objek yang bisa diabadikan dengan teknik timelapse, misalnya proses berjalannya awan, proses buah dari segar menjadi busuk, tumbuhnya pohon mangga dari biji, dan banyak lagi. Variasi waktu yang dibutuhkan untuk merekam prosesnya pun beragam. Untuk mengabadikan proses buah dari segar menjadi busuk dibutuhkan waktu sekurangnya 2 bulan. Untuk itu, dibutuhkan kesabaran dan tentunya pengorbanan shutter kamera. Dua bulan berarti ribuan foto yang harus diambil.

Bagaimana teknik timelapse dieksekusi?

1. Tentukan objek yang mau diabadikan.

2. Gunakan kamera yang sudah memiliki fitur “Interval Shoot“. Untungnya kamera saya, Nikon D300, sudah ada fitur tersebut. Jika tidak ada fitur tersebut bisa menggunakan bantuan Intervalometer. Namun, kita harus mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli alat tersebut. Atau bisa juga untuk eksperimen menggunakan HP Android dengan aplikasi lapse it.

3. Hitung berapa banyak foto yang akan diambil. Menggunakan matematika dasar perkalian. Contoh: kita ingin membuat video durasi 1 menit dari seluruh proses dari kacang menjadi pohon. Berarti 1 menit = 60 detik; 1 detik video target kita dengan standar video 24 fps (frame per second). Berarti kita harus memotret sebanyak 1440 foto/frame (60 x 24).

4. Menentukan interval shoot. Menggunakan matematika dasar pembagian. Kacang menjadi pohon butuh waktu 5 hari. Bagilah 1440 dengan 5. Lalu bagi lagi dengan 24 (jam). Diperoleh angka 12 foto per jam. Berarti angka interval shoot yang kita masukan ke kamera adalah 5 menit. Artinya, kamera akan otomatis memotret objek tiap 5 menit selama 5 hari.

5. Tripod adalah keharusan. Karena kita membiarkan kamera bekerja sendiri selama 5 hari.

6. Siapkan batre cadangan. Untuk mengatasi hal tersebut, batre grip untuk kamera bisa digunakan. Fungsinya menyediakan batre cadangan. Jika harus mengganti batre di tengah proses pemotretan, pastikan tidak menggeser posisi kamera.

7. Proses editing foto menjadi video: gunakan software time-lapse tool. Software gratis namun sangat berguna untuk memproduksi video dari banyak foto dengan waktu sangat cepat. Aplikasi lain yang bisa digunakan untuk memproduksi timelapse video adalah Adobe Photoshop CS6 yang sudah ada fitur videonya atau Adobe Lightroom, atau juga aplikasi video editor lainnya.

Mari mencoba mengabadikan proses dalam video singkat dengan teknik timelapse.Salam jepret!**[harjasaputra]

Baca selengkapnya

Blogger | Serverholic | Dua Anak | Satu Istri | Kontak: [email protected]

KOMENTAR

Terbaru

Populer

To Top