1. Skip to Main Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

Teknik Negosiasi ala Yunani Kuno: Berkaca dari Keahlian Phillip Raja Macedonia

Written by Harja Saputra 25 September 2011 Published in Komunikasi

Jika semua manusia baik, hal ini menunjukkan tidak harus menjadi baik lagi. Tidak ada legitimasi yang pernah gagal, ibarat seorang ratu yang bermaksud menunjukkan alasan yang dimengerti atas janji yang tidak akan ditepati..(Niccolo Machiavelli, The Prince, 1469-1572 M)."


Beberapa Teknik Dalam Ngeblog

Written by Harja Saputra 23 September 2011 Published in Komunikasi

Ngeblog adalah aktivitas berbagi ide, pengalaman, maupun mengungkapkan apapun dengan cara menulis di media online. Dengan kata lain, ketika ngeblog maka seseorang sesungguhnya sedang melakukan self disclosure kepada orang lain. Self disclosure dapat diartikan sebagai komunikasi yang berhubungan dengan diri sendiri. Salah satu ciri pengungkapan diri adalah timbal-balik, artinya pengungkapan diri seseorang memungkinkan pihak lain akan mengungkapkan dirinya juga.


Angkot, Pemerkosaan, dan Tindakan Pencegahan Situasional

Written by Harja Saputra 19 September 2011 Published in Polhukam

Kasus pemerkosaan di angkot yang terjadi di malam hari tanggal 1 September sekira pukul 00.00 WIB, dan 2 minggu kemudian baru tertangkap pelakunya setelah korban tak sengaja melihat langsung pelakunya berpapasan di jalan.


Doa Terpendek di Jagat Raya

Written by Harja Saputra 18 September 2011 Published in Filsafat

Seorang ulama besar di daerah Lombok Timur pernah mengatakan, “Tahukah kalian doa apa yang paling pendek di muka bumi ini?”


Pewarta dan Blogger Jenis Tukang Pos Vs Imajinator

Written by Harja Saputra 17 September 2011 Published in Komunikasi

Tukang pos memiliki aktivitas mengantarkan pesan, apakah itu surat atau barang, dari banyak orang kepada penerimanya. Tidak boleh dikurangi atau ditambahkan. Tidak ada tindakan apapun terhadap pesan yang diterima oleh tukang pos selain mengantarkan pesan tersebut kepada si penerima. Jika tukang pos memiliki gerak aktif, dalam arti ikut campur tangan terhadap pesan yang diterimanya, maka ia bukan lagi disebut tukang pos.


4 Pertanyaan Keliru Seputar Tuhan

Written by Harja Saputra 16 September 2011 Published in Filsafat

Setelah 2 hari menjadi Hansip di Kompasiana mengkritisi tulisan-tulisan plagiat, kini saya akan ganti baju menjadi Aristoteles. Menepis beberapa kekeliruan dari banyak pertanyaan yang keliru jika kita berdiskusi atau berdebat tentang masalah Tuhan. Kita berangkat dari salah satu prinsip, bahwa “pertanyaan adalah separuh dari jawaban”. Jika pertanyaannya benar, maka akan melahirkan jawaban yang benar. Begitu juga sebaliknya.


Relativitas Pendapat Dalam Berargumentasi

Written by Harja Saputra 14 September 2011 Published in Filsafat

Membaca dari banyak tulisan teman-teman di Kompasiana akhir-akhir ini sejak isu penetapan Syawal, posting-posting tentang doktrin agama, politik, dan isu-isu lain yang memicu perbedaan pendapat. Tak jarang saling bersitegang, bahkan ada yang berniat “bunuh diri”. Dalam kesempatan ini izinkan saya untuk sedikit berpendapat.


Kerangka Kebijakan Pasokan Gas untuk Industri

Written by Harja Saputra 12 September 2011 Published in Ekbis

Tingginya daya saing suatu bangsa menunjukan ketahanan dan kemandirian dari bangsa tersebut. Menurut laporan World Economic Forum, daya saing Indonesia  terus mengalami penurunan sejak tahun 1999 sampai dengan 2003 (secara berurutan adalah peringkat ke 37; 44 ; 49; 69; 72). Daya saing Indonesia kemudian meningkat pada tahun 2008 menjadi ke 51, dan pada tahun 2009 meningkat menjadi ke 42. Namun, peringkat daya saing Indonesia tersebut masih tertinggal dibanding negara Asia Tenggara lainnya seperti Singapura (3), Malaysia (18), dan Thailand (26). (sumber: World Competitiveness Yearbook, 2009).


Surga dan Neraka Bukan Hanya Nanti Tapi Sekarang

Written by Harja Saputra 08 September 2011 Published in Filsafat

Ketika Anda di perjalanan lalu ban kendaraan pecah, lalu tiba-tiba ada orang yang menolong Anda, maka yakinlah bahwa Anda sedang berada di surga, yaitu memanen hasil perbuatan Anda. Berarti Anda pernah menolong orang lain yang mengalami nasib serupa dengan Anda di hari-hari sebelumnya, yang mungkin Anda sendiri sudah lupa.