Connect with us

Lagi, Perang Dingin di Dunia Maya antara Malaysia dan Indonesia

Polhukam

Lagi, Perang Dingin di Dunia Maya antara Malaysia dan Indonesia

Jumat (15/07/2011) pukul 01.40 WIB saya mendapat pesan bahwa website TNI (www.tni.mil.id) kembali diretas (hacked). Saya penasaran dan memang betul, bendera Malaysia berkibar lantang seolah menantang di halaman beranda website TNI.Di websitenya tertulis, web itu dihacked tanggal 14 Juli 2011, saya cek di http://web.archive.org tampilannya mulai berubah dengan modus hacked sekitar pukul 21.00 WIB.

Pada saat pertama akses www.tni.mil.id, muncul pesan berupa dialog box:

Terdapat juga running text dengan pesan dari peretasnya berbunyi: “Greetings From Malaysia! By m33h00n & m0rn!ngw00d !

Aksi ini merupakan aksi lanjutan Hacker m33hoon, yang sebelumnya melancarkan aksi serupa pada website Kementerian Budaya dan Pariwisata di alamat www.budpar.go.id pada hari Selasa kemarin (12/07/2011). Modus hacking-nya sama, mengibarkan bendera Malaysia dan memberikan pesan “Greetings From Malaysia!”.

Sampai tulisan ini dipublish (sekitar pukul 05.00 WIB), mpunya website mungkin masih belum tahu karena websitenya masih dalam keadaan hacked.

Kasus ini menjadi menarik karena terbukti begitu rapuhnya sistem web security situs TNI. Karena dengan kejadian ini berarti website TNI sudah 2 kali terbobol oleh hacker.  Pertama terjadi pada tanggal 20 Mei 2011 yang diretas dengan modus deface (mengganti atau menyisipkan file pada server) oleh hacker lokal sepertinya karena menyisipkan pesan sosial: “Pesan untuk Polri : Pak mohon Hacker bukan ancaman untuk negara, yang membuat ancaman adalah koruptor yang enak2an ngabisin uang rakyat Thankz”.

Mengenai track record Hacker m33h00n tidak dapat dilacak dari mesin pencari (namanya juga hacker, kalau meninggalkan jejak namanya bukan hacker lagi). Sedangkan identitas website TNI tersebut ditempatkan di server Indosat dengan IP Address 202.155.xx.xxx. Saya masih belum mengerti, DPR saja servernya tidak menumpang ke orang lain, punya server sendiri, ini masalah pertahanan kok masih numpang. Anggaran yang disetujui oleh DPR untuk pertahanan trilyunan..kenapa begini? Tanya kenapa?**[harja saputra]

*Penulis adalah web developer, portofolio website: www.madina-online.net, www.harjasaputra.com, www.abdurrahmancenter.com, www.lobangsemut.com, and others..

Blogger | Serverholic | Dua Anak | Satu Istri | Kontak: [email protected]

KOMENTAR

To Top