1. Skip to Main Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer
Web Design Modified:Monday 19 March 2012, 13:52

Memahami Komunikasi pada Anak

Tuesday, 03 April 2012 05:44 Published in Komunikasi

Anda punya anak bayi atau anak kecil yang sedang belajar bicara? Sungguh kenikmatan luar biasa di saat orang tua melihat anaknya sedang belajar bicara. Bagaimana kita melihat anak mencoba menyusun kata-kata. Dengan intonasi cadel, kadang berkata mengikuti orang dewasa bahkan dengan mimik bicara yang meyakinkan. Ekspresi anak dalam bicara bisa membuat orang tua mabuk kepayang.


Nama Anak Harus Ada Artinya?

Sunday, 04 March 2012 18:34 Published in Sosbud

Anakku yang besar namanya Alma Zahra Saputra, yang kecil Nadra Zaki Saputra..tetep ada Saputranya dong..sebagai generasi asli Sunda tidak boleh lupa pada trah/ras. Karena, katanya, cuma 2 hal yang bisa menyatukan manusia, yaitu ras dan agama. Keluarga ternyata tidak bisa menyatukan manusia, orang tua meninggal anaknya berantem rebutan harta warisan. Cinta juga ternyata tidak bisa menyatukan manusia, kalo sudah benci terus berpisah, berantem rebutan harta gono gini..hallaah..kembalinya ke duit juga. Jadi, kembali ke ras, hanya raslah yang bisa menyatukan manusia. Agama? pastinya. Meskipun agama jg seringnya malah bikin manusia bertengkar juga seh..tapi biarlah, ntar klo ga nyebut agama disebut anti-agama lagi…


Anak Mabok, Dhani dan Maia Malah Berantem

Wednesday, 09 November 2011 12:55 Published in Sosbud

Redakan sejenak kebisingan dari topik-topik serius. Mari kita bergosip dulu. Sudah siap? Tolong siapin dulu kopi, kacang, rokok dan bila perlu bir…lhoooo…kok bir? Ya iya, kayak anak Dhani itu lho, Sapa tuh namanya? Al..al..gitu. Iya itu Al panggilannya. Nama lengkapnya Al-Ghazali ato apa. Ga penting.


Gila, Sopir Angkot Perkosa Anak Umur 5 Tahun, Yatim Lagi..!

Saturday, 01 October 2011 12:51 Published in Polhukam

Koran Tempo hari ini (1 Oktober 2011) menurunkan salah satu berita yang cukup menghenyakkan. Dengan judul “Lagi, Sopir Angkutan Kota Memperkosa”.


Membiasakan Anak Bekerja Lebih Dini, Salahkah?

Tuesday, 26 July 2011 20:57 Published in Sosbud

Namanya Alma, masih berusia 10 tahun. Adiknya, bernama Nadra, jarak usianya lebih muda 5 tahun dari Alma. Alma duduk di kelas 5 di sebuah Sekolah Dasar Negeri di wilayah Cinere Depok. Meskipun ia masih sekolah tapi uang jajannya yang ia kantongi setiap hari bukan semata hasil minta dari orang tuanya. Tidak juga menjadi pengemis di jalanan, atau penjaja asong di terminal. Uang sakunya diperoleh dari hasil kerja. Kerja pada siapa? Kerja pada orang tuanya. Kok bisa? Itu karena Alma sudah diajarkan dari sejak kecil bahwa uang diperoleh dari kerja, tidak diberikan begitu saja oleh orang tuanya.


Kenapa Anak Sekarang Salamnya bukan Cium Tangan Tapi Ditempelkan ke Jidat?

Saturday, 23 July 2011 17:56 Published in Sosbud

“Adek, ayah mau berangkat kerja, salim dulu..”

Kata-kata itu mungkin sering Anda ucapkan jika Anda sudah punya anak. Ya, Salam atau Salim, budaya cium tangan orang tua oleh anak. Budaya cium tangan juga bukan hanya oleh anak kepada orang tua, tetapi misalnya ke keponakan, ke saudara, dan anggota keluarga lain dalam garis darah.

Dalam budaya Indonesia, khususnya masyarakat Muslim (bahkan dalam budaya agama lain), budaya cium tangan juga dilakukan oleh orang yang lebih muda kepada orang yang lebih tua umurnya. Dalam beberapa tradisi, cium tangan juga dilakukan kepada orang yang dianggap sebagai tokoh masyarakat. Bahkan, dalam budaya NU, cium tangan kepada para ulama (kyai) dianggap bukan hanya sebagai penghormatan tetapi juga tabarruk (mengambil berkah dari orang yang berilmu).


Dari Anak Jalanan, Kini Dia di Gedung DPR (2)

Monday, 18 July 2011 22:39 Published in Unik

Jalan hidup Jojo benar-benar mengalir begitu saja, maklum karena terlahir di keluarga yang apa adanya, keluarga yang hanya tahu bagaimana mempertahankan hidup, bukan keluarga yang pandai merencanakan hidup. Sudah bisa bertahan hidup saja bagi mereka sudah syukur. Kalau ditanya apa cita-citanya dari kecil ke Jojo, ia pasti tidak akan bisa jawab. Karena menurutnya, waktu kecil ia hanya tahu bagaimana caranya menyiasati getirnya hidup, masalah cita-cita biarlah nanti ada yang mengatur. Jojo hanya memiliki prinsip hidup, yang penting jika ada keinginan dan berusaha dengan sungguh-sungguh hasilnya terserah nanti.


Dari Anak Jalanan, Kini Dia di Gedung DPR (1)

Monday, 18 July 2011 14:41 Published in Unik

Namanya Jojo (nama laki-laki bukan Jojo wanita yang di Keong Racun), ia salah seorang Tenaga Ahli di DPR. Ruangannya kebetulan berdekatan dengan ruangan saya di Lantai 21. Jojo punya kebiasaan aneh, setiap jam 1 siang setelah makan ia pasti berdiri di jendela kaca menatap ke luar ke gedung kura-kura hijau, gedung yang biasa dipakai untuk rapat paripurna DPR dengan Presiden.  Hampir setiap hari ia lakukan itu. Satu-dua hari saya melihatnya tidak penasaran. Tapi setelah kerja selama 3 bulan saya perhatikan, akhirnya saya penasaran untuk menanyakan kenapa ia punya kebiasaan itu, apa yang ia pikirkan sehingga selalu menatap gedung kura-kura itu. Akhirnya ia menceritakan semua alasannya.


Anak Tidak Mampu Pun Bisa Kuliah di ITB

Thursday, 14 July 2011 20:59 Published in Unik

Reportase saya yang dulu berjudul “Dari Semak-semak Bermimpi Mengubah Dunia”, menceritakan bakti kami (alumni Sekolah Tinggi Swasta di Depok yang bekerjasama dengan Yayasan Yasmin Cinere) pada masyarakat Desa Babakan, Kecamatan Ciseeng, Kab. Bogor dengan mendirikan Sekolah Gratis TK, SMP, dan SMA Cendekia Desa untuk anak-anak dari keluarga tidak mampu.


Faktor dan Efek Poligami Bagi Anak

Sunday, 03 July 2011 10:09 Published in Riset

Poligami sebagai fenomena sosial tidak hanya terjadi di Indonesia. Dalam sebuah penelitian komprehensif yang dilakukan oleh Elbedour dkk (2002-2007) menyebutkan bahwa poligami terjadi juga di 850 masyarakat di seluruh dunia, mayoritas dipraktekkan di etnis Non-Western dan dalam agama tertentu. Pernikahan poligami terbanyak terjadi di Afrika dan Timur Tengah.


Page 1 of 2