Perseteruan DPD, DPR, dan KPK: Dagelan Politik Machiavellian
"Singkirkan pertimbangan iman dan moral jika itu akan menghalangi untuk meraih kepentingan, dan dengannya kekuasaanmu akan terancam" (Niccolo Machiavelli).
Kerangka Kebijakan Pasokan Gas untuk Industri
Tingginya daya saing suatu bangsa menunjukan ketahanan dan kemandirian dari bangsa tersebut. Menurut laporan World Economic Forum, daya saing Indonesia terus mengalami penurunan sejak tahun 1999 sampai dengan 2003 (secara berurutan adalah peringkat ke 37; 44 ; 49; 69; 72). Daya saing Indonesia kemudian meningkat pada tahun 2008 menjadi ke 51, dan pada tahun 2009 meningkat menjadi ke 42. Namun, peringkat daya saing Indonesia tersebut masih tertinggal dibanding negara Asia Tenggara lainnya seperti Singapura (3), Malaysia (18), dan Thailand (26). (sumber: World Competitiveness Yearbook, 2009).
Dari Anak Jalanan Kini Di DPR (3): Jangan Jadi Pencuri Mangga!
Dari dua bagian cerita yang lalu, penulis sudah ceritakan bagaimana latar belakang dan perjuangan hidup Jojo untuk dapat mengenyam pendidikan yang layak dan bagaimana ia menggeluti dunia pekerjaannya. Kini, episode yang sangat berarti, akan diceritakan bagaimana Jojo mencari arti hidup. Karena setiap orang berbuat berdasarkan makna-makna yang dipahami dan diteladani. Tidak mungkin ada manusia yang tidak dipengaruhi oleh siapapun. Maka, siapa yang mempengaruhi, apa yang mempengaruhi, adalah modal bagi seseorang untuk berbuat dan akan menjadi apa di masa depan.
BUMN Sapi Perah Parpol?
Jum’at kemarin (05 Agustus) di Metro TV disiarkan talkshow dengan tema “BUMN Sapi Perah Parpol”. Acara itu diawali dengan video testimoni Nazaruddin melalui Skype yang membeberkan sejumlah dugaan keterlibatan orang-orang partai dalam proyek-proyek BUMN seperti proyek Hambalang, proyek PLN, dan proyek Wisma Atlet. Meskipun testimoni Nazaruddin tersebut sesungguhya masih berupa hipotesis belum sebagai fakta hukum, yang harus dibuktikan kebenarannya. Tingkat kevalidannya masih fifty-fifty.
Menguak Kepentingan Greenpeace di Indonesia
Tanggal 20 Juli 2011 di ruang Press Room DPR-RI digelar diskusi dengan tema: “Membongkar Motif LSM Asing Greenpeace Merusak Perekonomian Indonesia”. Pembicara pada diskusi tersebut Anggota Komisi I DPR RI Effendy Choirie, Wawan Purwanto pengamat intelijen, dan Syarif Hidyatullah (penulis buku Menguak Dusta-dusta Greenpeace).
Dari Anak Jalanan, Kini Dia di Gedung DPR (2)
Jalan hidup Jojo benar-benar mengalir begitu saja, maklum karena terlahir di keluarga yang apa adanya, keluarga yang hanya tahu bagaimana mempertahankan hidup, bukan keluarga yang pandai merencanakan hidup. Sudah bisa bertahan hidup saja bagi mereka sudah syukur. Kalau ditanya apa cita-citanya dari kecil ke Jojo, ia pasti tidak akan bisa jawab. Karena menurutnya, waktu kecil ia hanya tahu bagaimana caranya menyiasati getirnya hidup, masalah cita-cita biarlah nanti ada yang mengatur. Jojo hanya memiliki prinsip hidup, yang penting jika ada keinginan dan berusaha dengan sungguh-sungguh hasilnya terserah nanti.
Dari Anak Jalanan, Kini Dia di Gedung DPR (1)
Namanya Jojo (nama laki-laki bukan Jojo wanita yang di Keong Racun), ia salah seorang Tenaga Ahli di DPR. Ruangannya kebetulan berdekatan dengan ruangan saya di Lantai 21. Jojo punya kebiasaan aneh, setiap jam 1 siang setelah makan ia pasti berdiri di jendela kaca menatap ke luar ke gedung kura-kura hijau, gedung yang biasa dipakai untuk rapat paripurna DPR dengan Presiden. Hampir setiap hari ia lakukan itu. Satu-dua hari saya melihatnya tidak penasaran. Tapi setelah kerja selama 3 bulan saya perhatikan, akhirnya saya penasaran untuk menanyakan kenapa ia punya kebiasaan itu, apa yang ia pikirkan sehingga selalu menatap gedung kura-kura itu. Akhirnya ia menceritakan semua alasannya.
“Staf Ahli” Presiden Gadungan Yang Menipu Masyarakat
Saya kira penyalahgunaan status “Staf Ahli” hanya terjadi di DPR, ternyata hari ini (Minggu, 10/07/2011), Julian A. Pasha (Staf Khusus Presiden Bidang Dalam Negeri) mengungkapkan bahwa ternyata pencatutan nama “Staf Ahli” juga melanda Istana, dengan memakai nama “Staf Ahli Presiden”. Beritanya dapat dibaca Di Sini.
Program ACI Jangan Hanya Sekadar Pemasangan Logo
Menteri Perdagangan, Marie Elka Pangestu, pada Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR (Senin, 11/07/2011) mengajukan usulan penambahan anggaran untuk APBN Perubahan 2011 sebesar Rp. 100 Milyar untuk program promosi Aku Cinta Indonesia (ACI). Program ACI sendiri sudah dimulai sejak tahun 2009 dengan anggaran antara 100 M hingga 150 M tiap tahun.
Meskipun Mendapat Asimilasi, Mbok ya Ojo Keluyuran di Mal Pak..!
Publik kembali dikagetkan dengan berita mengenai dipergokinya Misbakhun, salah satu politisi terpidana kasus LC bodong dari salah satu partai, di sebuah Mall (Rabu, 13/07/2011) sekitar pukul 14.00-an, tepatnya sedang makan bersama keluarganya di Rice Ball Ratu Plaza, Jakarta. Ia dipergoki oleh salah seorang wartawati Metro TV, ketika ditegur, dia dan keluarga langsung bergegas pergi (beritanya ada di sini).
Misbakhun bisa keluar dari penjara karena mendapat asimilasi, yaitu memiliki hak beraktivitas di luar penjara setelah menjalankan separuh masa tahanannya. Berbagai pandangan pun banyak dikemukakan, ada yang mengkritik, ada juga yang mengatakan itu sah-sah saja. Menkumham Patrialis Akbar, misalnya, mengatakan boleh-boleh saja ke mal selama masa asimilasi (sumber di sini) . Wakil Ketua DPR, Pramono Anung, mengatakan jangan menghukum karena asimilasi itu sudah haknya (sumber di sini).
-
V.O.H Dalam Media
- Radio (11)
- Televisi (5)
- Cetak (6)
- Online (12)
- Forums (10)
Copyright © 2012 Voice of Humanism (VoH). All Rights Reserved.