Beranikah AS dan Israel Menyerang Iran?
Rakyat Iran telah biasa dengan cara-cara intelejen, terutama dalam merahasiakan dokumen. Hal ini diajarkan turun temurun. Mungkin karena sudah lama hidup dalam peperangan, sejak perang Iran-Irak, embargo ekonomi oleh Amerika, dan perseteruannya dengan Amerika dan Israel yang tak pernah kunjung selesai. Itu karena ditanamkan terhadap rakyat Iran bahwa ada musuh bersama, musuh rakyat Iran, bahkan musuh Islam, yaitu Amerika. Ada hari khusus yang disebut dengan hari “Yaum al-Quds” pada setiap tanggal 25 Ramadhan, di mana para pengikut Syiah akan turun ke jalan sambil meneriakkan yel-yel mengutuk Amerika dan Israel.
Sembelih Ego dan Keserakahanmu!
Sembelih kambing/sapi sembelih juga serakahmu. Ibrahim rela berniat sembelih Ismail, rela sembelih kecintaannya pada anak, rela sembelih ego. Digantikan oleh domba, karena lulus dari cobaan.
Penyerahan Koin yang Terkumpul untuk Penderita Infeksi Tulang
Sudah hampir 1 bulan kami (bu Soyo Kaze, saya, dan rekan-rekan lain yang turut ikut mendukung dengan tulisan, support, dan tak sedikit yang ikut berpartisipasi) berupaya mengumpulkan dana sukarela untuk Pak Agust Dapa Loka. Beliau adalah blogger Kompasiana, guru, dan penulis novel, yang kini menderita infeksi tulang akibat amputasi kaki karena kecelakaan sepeda motor pada 10 Mei 2009. Sedikitnya membutuhkan dana 100 juta rupiah untuk operasi.
Update Gerakan Koin Untuk Penderita Infeksi Tulang
Setelah sibuk ngurusin masalah pulsa rakyat, kini kembali pada tugas yang dulu digagas tentang Penggalangan Dana (Gerakan Koin untuk Pak Agust Dapa Loka, Penderita Infeksi Tulang akibat amputasi kaki yang harus dioperasi). Berikut ini update terbaru dari koin yang sudah masuk, baik melalui rekening saya maupun ke rekening Pak Agust:
Gila, Sopir Angkot Perkosa Anak Umur 5 Tahun, Yatim Lagi..!
Koran Tempo hari ini (1 Oktober 2011) menurunkan salah satu berita yang cukup menghenyakkan. Dengan judul “Lagi, Sopir Angkutan Kota Memperkosa”.
Apa itu Voice of Humanism?
Voice of Humanism (VoH) merupakan gagasan pribadi untuk menamai web dengan nama itu yang awalnya dinamai "Kumpulan tulisan Harja Saputra". Penamaan web dengan VoH pada tanggal 27 September 2011 tidak berkenaan dengan momen pribadi (seperti tanggal lahir atau tanggal spesial personal lainnya). Terbersit nama itu sejak peristiwa Bom Solo pada 25 September 2011--sebagai salah satu bentuk penistaan terhadap kemanusiaan sebagaimana terjadi pada peristiwa Bom Mesjid di Cirebon. Bukan berarti mengambil untung dari kejadian itu, akan tetapi mencoba ikut andil dalam meluruskan pemahaman tentang pentingnya "Sisi Kemanusiaan" dalam menilai suatu ajaran, terutama ajaran agama.
Memberi adalah Memberi
Fenomena pengemis, anak jalanan, anak yatim piatu dan orang-orang yang butuh uluran tangan merupakan realitas yang sering kita jumpai. Baik yang ada di jalan, perumahan, di panti-panti asuhan, maupun tempat lain. Ketika seseorang memberi kepada pengemis, misalnya, seringkali melihat terlebih dahulu kondisi fisiknya apakah benar-benar butuh bantuan atau hanya karena kemalasan. Sehingga tak jarang orang mengurungkan niat untuk memberi jika peminta-minta masih memiliki badan yang kuat yang seharusnya bekerja bukan meminta-minta. Perkataan ini pun sering dilontarkan, “Jangan jadi pemalas, lebih baik cari kerja daripada meminta-minta, toh badan masih kuat, muda, dsb”.
-
V.O.H Dalam Media
- Radio (11)
- Televisi (5)
- Cetak (6)
- Online (12)
- Forums (10)
Copyright © 2012 Voice of Humanism (VoH). All Rights Reserved.