Kronologis Lengkap Penganiayaan Pada Pelapor Sedot Pulsa
Kisah tragis Hendry Kurniawan, korban penganiayaan gara-gara pelaporan sedot pulsa, bermula dari SMS Premium Reliji menjelang bulan suci Ramadhan lalu. SMS Reliji tetapi dilakukan dengan cara-cara menyimpang: menjebak dan ujung-ujungnya menyedot pulsa konsumen. Lintah digital yang bekerja secara profesional.
Penderitaan Pelapor Sedot Pulsa: Dari Diasingkan Hingga Penganiayaan
Rabu (09/11/2011) ada mampir di email saya satu pesan dari Hendry Kurniawan, korban penganiayaan gara-gara melaporkan ke polisi sedot pulsa yang dialaminya. Ia meminta untuk dihubungi ke nomor yang ia berikan. Rupanya ia tahu alamat email tersebut setelah membaca statement saya yang dilayangkan ke vivanews.com dan di-publish juga di Kompasiana, lalu mampir di blog pribadi yang tercantum alamat email saya di situ. Semua komentar di tulisan Kompasiana dibaca semua olehnya.
Konsumen Ponsel Indonesia Mengecam Penganiayaan terhadap Pelapor Pencurian Pulsa
Saya sebagai koordinator Komunitas Konsumen Ponsel Indonesia dan Komunitas Voice of Humanism yang telah melakukan gerakan protes bersama Matikan HP 15 Oktober lalu, pagi tadi mengirimkan pers release ke beberapa media online. Rilis tersebut untuk menanggapi pemberitaan tentang kasus penganiayaan yang menimpa Hendri Kurniawan. Ia bahkan sampai menderita kakinya retak akibat penganiayaan itu. (Berita dapat dilihat Di Sini)
-
V.O.H Dalam Media
- Radio (11)
- Televisi (5)
- Cetak (6)
- Online (12)
- Forums (10)
Copyright © 2012 Voice of Humanism (VoH). All Rights Reserved.