"Cuci Gudang" Hasil Survey Politik yang Membingungkan
Dalam waktu yang sangat berdekatan, September-Oktober 2011 banyak bermunculan hasil survey dari lembaga survey–yang katanya–independen. Sebut saja penelitian yang dilakukan oleh Indobarometer, lalu ada hasil penelitian Lingkaran Survey Indonesia (LSI), kemudian muncul lagi hasil survey dari Jaringan Suara Indonesia (JSI), muncul juga hasil survey dari Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS), ditambah lagi hasil penelitian dari Reform Institute. Hasilnya beda-beda. Membingungkan.
Beragam Hasil Penelitian Mengenai Iklan Melalui SMS (Mobile Advertising)
Penelitian mengenai sikap terhadap iklan bergerak (mobile advertising) khususnya SMS telah banyak dilakukan oleh berbagai pakar dengan mengambil obyek penelitian yang beraneka ragam.
Benarkah Gender Mempengaruhi Perbedaan Prestasi Kerja?
Mengenai isu gender, yaitu isu adanya perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam masalah kemampuan dalam bekerja, telah menjadi isu yang banyak diperbincangkan. Berbagai penelitian banyak meneliti masalah ini.
Hasil Penelitian Mengenai Pelayanan Busway TransJakarta
Abstrak
Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui seberapa besar hubungan dimensi-dimensi kualitas jasa dengan kepuasan pelanggan TransJakarta, dan (2) untuk mengetahui dimensi-dimensi yang harus ditingkatkan kinerjanya sesuai dengan harapan pelanggan TansJakarta.
Kontroversi Hasil Penelitian Film Kartun Spongebob
Beberapa acara televisi anak-anak berakibat buruk untuk otak anak menurut sebuah studi baru tentang menonton kartun. Dampaknya adalah anak-anak tidak bisa berkonsentrasi atau fokus dengan baik setelah menonton film kartun tertentu.
Apakah Humor dalam Iklan itu Perlu?
”Paaak..minta paaaakkk..”
Anda tentu tidak asing lagi dengan bunyi iklan di atas, iklan dari salah satu operator seluler yang berisi adegan lucu antara pengemis dengan pengendara mobil di sebuah pemberhentian lampu merah. Si Pengemudi tidak mau memberi pada pengemis, malah mengeraskan musik di handphonenya. Pengemis tak habis akal, dia nelepon pake HP untuk bilang ”Paaak minta paaak…”, sampai di rumah pun ia tetap menelepon dan berujar, ”Paaak minta paaak”..
Iklan itu rasanya tidak nyambung dengan produk yang diiklankan, tetapi begitulah kreativitas dari pembikin iklan dituntut untuk menarik perhatian pemirsa. Di antaranya dengan menggunakan unsur humor dalam iklan. Karena dalam penggunaan humor dalam iklan, isi iklan tidak harus nyambung dengan produknya. Ini bukan kata saya, tetapi menurut penelitian yang dilakukan oleh Weinberger dan Gulas (Journal of Advertising, 2002).
Sekelumit Kisah Kupu-kupu Malam Import
Globalisasi yang ditandai dengan perdagangan bebas ternyata tidak hanya terjadi di komoditas barang, tetapi juga pada jasa esek-esek.
Awal cerita, saya punya teman yang sedang menyusun penelitian mengenai fenomena kupu-kupu malam import yang dilihat dari aspek perdagangan perempuan (women trafficking). Kebetulan dia bekerja di salah satu Hotel “X” di Jakarta Pusat, dengannya untuk lokus penelitian tidak terlalu susah karena setiap hari ia menyaksikan itu. Diajaklah saya ke hotel itu. Hmmmm…pemandangan begitu indah. Surga ternyata terhampar di sini, bidadari-bidadari dengan berbagai macam warna ada di situ. Mayoritas adalah wanita-wanita import yang siap melayani para tamu untuk cinta sesaat.
Lika-liku Pernikahan Beda Agama
Banyak istilah untuk menyebut perkawinan beda agama, ada yang menggunakan istilah interfaith marriage, interreligion marriage, cross religion marriage, intercultural marriage, dan sebagainya. Meskipun judulnya adalah "Pernikahan Beda Agama", namun di sini akan digunakan istilah interfaith marriage (antar-iman) mengacu ke istilah yang digunakan oleh Shaffer (2010). Karena kalau menggunakan idiom “agama” lebih mengacu pada tatanan pelembagaan keyakinan yang lebih luas, menyangkut juga politik, ekonomi, hukum, dan sebagainya. Sementara perkawinan lebih spesifik ke masalah pribadi, sehingga lebih cocok menggunakan istilah “iman”.
Faktor dan Efek Poligami Bagi Anak
Poligami sebagai fenomena sosial tidak hanya terjadi di Indonesia. Dalam sebuah penelitian komprehensif yang dilakukan oleh Elbedour dkk (2002-2007) menyebutkan bahwa poligami terjadi juga di 850 masyarakat di seluruh dunia, mayoritas dipraktekkan di etnis Non-Western dan dalam agama tertentu. Pernikahan poligami terbanyak terjadi di Afrika dan Timur Tengah.
Lika-liku Pernikahan Campuran
Globalisasi bukan hanya memberikan pengaruh akulturasi budaya terhadap suatu bangsa, tetapi juga akulturasi budaya pada kehidupan pribadi, khususnya dalam pernikahan. Pernikahan Antar-Bangsa (PAB) atau pernikahan campuran adalah pernikahan dari dua bangsa yang berbeda dan dari dua budaya yang berbeda pula. Jumlahnya kini di Indonesia mencapai ribuan, tahun 2002 saja tercatat sebanyak 4.420 pasangan, sekarang bisa jadi lebih besar lagi jumlahnya.
-
V.O.H Dalam Media
- Radio (11)
- Televisi (5)
- Cetak (6)
- Online (12)
- Forums (10)
Copyright © 2012 Voice of Humanism (VoH). All Rights Reserved.